“Menulis adalah nikmat termahal yang diberikan oleh Allah, ia juga sebagai perantara untuk memahami sesuatu. Tanpanya, agama tidak akan berdiri, kehidupan menjadi tidak terarah...” Qatâdah, Tafsîr al-Qurthûbî
Tampilkan postingan dengan label Tsaqofah islamiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tsaqofah islamiyah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Februari 2011

jangan ikut-ikut budaya mereka temanku:)

Biasakan baca bismillah dulu yak:)

Assalamu'alaykum ^^ bagaimana kabar anda hari ini? . Semoga selalu dalam lindungganNya. Amin

Tentu saya tau(padahal sok tau),kalian sudah pada faham tu yang namanya Valentine days, kalo ada yang bilang belum tau, tak timpuk nih pakek ulek-ulek!!(becanda buuk). Valentine adalah hari dimana orang-orang nasrani merayakannya sebagai hari kasih sayang, identik dengan coklat, boneka, dan lain sebagainya. Mamun seiring dengan perkembangan jaman, bangsa kita pun ikut merayakannya. Oo.. kalau saya sendiri tidak merayakan lho ya, hmm bagaimana dengan anda? pasti tidak!!

Tanggal 14 Februari. Tau nggak, ni tanggal kenapa saya tulis? (bukan hari ultah saya lho ya). ini merupakan tanggal yang diyakini sebagai hari valentin tersebut. Ironisnya, remaja yang turut merayakan hari itu justru dari kalangan remaja muslim. Astaghfirullah nyebuut..nyebuuut... Itu karena mungkin mereka belum punya kesadaran, atau mereka hanya ikut-ikutan, atau emang mereka belum tau hukumnya dalam islam yaitu haram! Nah, sekarang tugas kita, saya dan anda, adalah meluruskan hal ini.

Kalau mereka bilang hari kasih sayang itu cuma jatuh tanggal 14 Februari, Bullshit! Kagak usah digubris! Kenapa? Karena ada Islam Rohmatan lil 'alamin, di mana setiap hari, setiap waktu, setiap detik adalah hari penuh kasih sayang,adalah hari saling berbagi tanpa harus menunggu 14 februari. weww sos sweet^^

Sangat jelas Allah melarang kita merayakan hari itu. Karena sama saja kita telah mengikuti suatu jalan yang salah, mengikuti budaya para pembangkang Allah. Sebagaimana dalam KalamNya, di QS.al-isra' ayat 36 yang artinya "Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan".

Ada beberapa hal yang harus difahami mengapa valentine itu dilarang..
1. valentine merupakan upacara keagamaan kaum nasrani (masih mau ikut-ikutan?).
2. Bukan bersumber dari ajaran Islam.
Rosulullah juga menasihati kita melalui perkataannya, "man tasyabbaha biqoumin fahuwa min hum", yang insya Allah artinya "barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk dalam kaum tersebut".
3. Lebih banyak mudhorot daripada faedah (nah Lho).
4. Dan banyak lagi (padahal males ngetik haha).

Silahkan pembaca mengambil kesimpulan :D



Yuk kita merenung sama-sama, bahwa Islam itu ternyata paling sempurna, tiada dua, ajarannya pembawa bahagia di dunia dan di akherat,dan bukan pembawa maksiat:) Hati-hatilah kawan dalam berbuat, sebab dimanapun kita berada selalu ada pencatat amal yakni malaikat.

Hmm ya sudah, saya langsung pamit aja. Wassalamu'alaykuuum...

Sabtu, 29 Januari 2011

bumi tambah kotor

global warming.. itulah dampak yang sekarang mulai terasa akibat ulah kita sendiri.. eh ulah saya,, hmm atau ulah anda?? yah silahkan mengaca pada insan pribadi.

usaha puaaling kecil yang sering kita lalaikan, yang sering kita sepelekan, yang sering kita tinggalkan yakni BUANG SAMPAH DI TEMPATNYA!!! satu kalimat yang mudah dicerna namun sulit di realisasikan. betul nggak?! bila hal ini terus diabaikan bisa-bisa bumi akan marah dan menuangkan seluruh isinya tanpa kita inginkan. dan sekali lagi, ini akibat ulah saya, anda, kita. tugas kita mulai detik ini adalah merealisasikan statment BUANG SAMPAH DI TEMPATNYA. tidak hanya sekali, dua kali, tiga kali, namun setiap hari. memang cukup berat dirasa, tapi inilah konsekuensinya agar bumi tidak mengamuk.

dalam islam pun jelas-jelas kebersihan sangat diperhatikan.. sebagaimana dalam perkataan Rosulullah SAW. anadzol fathu minal iman (kebersihan adalah sebagian dari iman), tidak cukup dengan itu, Innallaha jamilah wa yuhibbu jamilah (sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan). bagaimana pengen indah??! bila masih ada sampah tergolek di atas bumi ini.. renungkan kawan, bumi ini semakin tua, sesuatu yang tua seharusnya lebih lebih lebih dirawat dan diperhatikan. karena sudah berkurangnya fungsi dari keadaan semula. bukan malah dirusak atau dibiarkan..



apakah anda tidak malu? dengan anak ini? ia belum memiliki pemikiran yang sempurna namun sudah memiliki kesadaran bak orang dewasa yang memiliki pemikiran sempurna. sunggu malu saya menjadi anda. anda yang tidak perduli terhadap lingkungan, anda yang sering buang sampah sembarangan.fyuuh... semoga rasa malu itu timbul sekarang juga, semoga rasa malu itu membuat anda sadar akan pelestarian lingkungan, semoga........

Jumat, 13 Agustus 2010

CINTA Apabila Fitrah Menjadi Fitnah


Remaja tidak seharusnya mengeluh dan berkata, “cinta apa namanya jika tidak dating, perbualan telefon secara maraton, sentuhan tangan, kerlingan dan senyuman?”
Remaja dan cinta- 2 perkara yang bagaikan sudah sebati. Kisah suka-duka cinta remaja sering menjadi ilham para penyair, lirik dan komposer, dan bait-bait puisi para penyair. Habis segala ciptaan Tuhan dijadikan lakaran metafora dan analogy percintaan. Embun, pelangi, salju, bulan dan bintang semuanya dijadikan lambang bagi memuja kekasih. Perubahan biologi dan psikologi remaja menyebabkan mereka menjadi peneroka cinta yang serba baru. Kekadang rasa cinta berputik lewat perkenalan dengan rakan sekelas, teman sepejabat[...]atau cinta pandang pertama sewaktu sama-sama menunggu bas ketika hujan renyai-renyai. .aduss romatiknya!~

Apabila disebut cinta terbayang Romeo yang sanggup mati kerana Juliet, Cleopatra yang sanggup membunuh diri kerana Mark Anthony, Uda yang bersanding dengan Dara di pusara atau Qais yang sanggup menjadi majnun kerana terpisah dengan Laila. Itulah deretan kisah cinta rekaan, namun realitinya juga tidak kurang hebatnya. Ramai remaja yang sanggup meninggalkan ibu dan ayah kerana mengikut kekasih hati. Malah ada yang sanggup menukar agama untuk mendapatkan cinta. Ah, manusia tanpa cinta agaknya seperti bumi tanpa mentari…begitulah agaknya..


CINTA FITRAH SEMULA JADI

Rasa cinta bertandang di dalam jiwa tanpa diundang. Keinginan itu tidak payah dipelajari atau dicari. Lelaki inginkan cinta wanita dan begitulah sebaliknya. Walaupun kadangkala ia cuba dilawan, namun rasa yang ‘ajaib’ itu datang juga. Tidak kuasa untuk menolaknya , apalagi kalau cinta disuburkan, maka makin marak dan menggila jadinya. Apabila cinta mencengkam diri, makan tak kenyang, tido pon tak lena dibuatnya. Seindah dan sedamai syurga, namun Nabi Adam inginkan teman. Lalu Allah menciptakan Siti Hawa dari tulang rusuknya. Dan kita adalah anak cucu pewaris rasa cinta itu akan sentiasa rasa terpisah dan gelisah selagi tidak bersama dengan yang dicinta.

Lalu hati remaja selalu berkata, apakah salah kami bercinta? Ya, rasa cinta memang tidak salah. Ia adalah fitrah semula jadi yang Allah kurniakan kepada setiap manusia. Ingin cinta dan dicintai adalah instinc. Jiwa manusia memerlukan cinta seperti jasad memerlukan makanan. Oleh kerana cinta itu fitrah, maka tentulah tidak salah untuk merasainya. Namun Allah tidaklah kurniakan rasa cinta secara polos begitu sahaja. Dia juga mencipta peraturan cinta demi menjaga kemuliaannya. Peraturan inilah yang kerap dilanggar oleh remaja. Rasa cinta tidak salah tetapi kesalahan selalu berlaku sewaktu menjalinkan hubungan cinta. Disinilah selalunya remaja terjebak.

Cinta terlarang adalah cinta yang menafikan peraturan Tuhan. Ketika itu fitrah telah menjadi fitnah. Apabila kehendak semula jadi tidak disalurkan atau diisi mengikut peraturan maka akan berlakulah kekalutan dan kemusnahan.


CINTA YANG MEMBAKAR DIRI

Mengapa perlu ada peraturan cinta? Jawabnya, kerana Allah mencintai manusia. Allah inginkan keselamatan dan kesejahteraan buat manusia melaksanakan keinginan fitrah semula jadinya. Keinginan tanpa peraturan akan menyebabkan banyak kemusnahan. Begitulah hubungan cinta yang terlarang, akan membawa banyak implikasi negatif dalam kehidupan. Pengalaman sudah pun mengajar kita bahawa jangan sekali-kali bermain api cinta, nanti terbakar diri. Sudah banyak tragedy yang berlaku akibat hubungan cinta yang membelakangkan Tuhan. Cinta yang terlarang adalah cinta yang sudah dicemari dengan kehendak nafsu dan kepentingan diri. Keindahan cinta yang sudah tercemar ini tidak bertahan lama. Sudah dapat apa yang dihajati, sudah terlaksana apa yang dikejar, cinta akan terkulai dan sepaii….

Hubungan cinta jangan dicemari oleh tindakan yang melanggar syariat. Lebih banyak perlanggaran hukum berlaku, lebih tinggilah risiko kemusnahan yang akan berlaku.. Jangan kita tertipu dengan pesona cinta yang dihiasi pelbagai janji dan sumpah setia. Jangan kita mabuk dengan rindu dan asyik yang membuai dan melenakan. Seteguk kita minum dari kendi cinta terlarang, racunnya akan meresap membunuh akal, jiwa dan perasaan. Pada ketika itu cinta dikatakan buta. Maka butalah mata hati dan mata kepala hingga seseorang akan menjadi hamba kepada siapa yang dicintanya. Lupalah diri kepada Pencipta cinta kerana terlalu asyik dengan cinta yang dikurniakan- Nya.

Ah..bagaimanakah perasaan kita agaknya, jika seseorang begitu leka dengan hadiah hingga terlupe bersalam dan berterima kasih dengan pemberinya?

MENGAWAL DIRI DARIPADA CINTA TERLARANG

Tuhan kerap terpinggir dalam hubungan cinta terlarang. Hukumnya dilanggar bukan dengan rasa bersalah tetapi dengan rasa manis dan megah. Tangan kekasih dipegang walaupun sudah jelas Allah mengharamkan sentuhan antara lelaki dan wanita yang bukan muhrim. Tergamak berdua-duaan di tempat sunyi walaupun sudah diperingatkan Nabi bahawa dalam keadaan begitu syaitan adalah ‘orang’ yang ketiga. Lebih daripada itu pun banyak berlaku. Semuanya seolah-olah halal kerana cinta. Racun-racun berbisa yang memusnahkan cinta dianggap sebagai baja. Akhirnya pohon cinta terlarang pun berbuah. Buah yang pahit, masam dan memabukkan. Buah yang muncul dengan pelbagai jenama yang aneh dan menjelekkan – bohsia, bohjan, buang bayi dan zina..Ketika itu indahkah cinta?
Peraturan cinta bagai tanda-tanda dan lampu isyarat di atas jalan raya. Kereta diciptakan dengan kuasa untuk bergerak, tetapi pergerakkannya perlu diatur dan dikawal. Jika tidak, dengan kuasa itu akan berlakulah perlanggaran dan pertembungan. Begitulah cinta, ia adalah kuasa tetapi memerlukan peraturan dan kawalan….Apakah peraturan-peraturan dalam hubungan cinta? Hendaklah cinta kita itu didasarkan kepada Allah. Ertinya cinta yang kita berikan kepadanya semata-mata kerana mengharapkan keredhaan Allah swt. Allah memberikan kita fitrah itu, lalu kita niatkan dengan fitrah itu boleh menghampirkan diri kepada-Nya. Cintailah sesiapapun tetapi pastikan cinta itu dapat memudahkan kita mencintai Allah.. Sehubungan dengan itu, cinta antara lelaki dan perempuan mestilah diniatkan untuk Allah..soalnya bagaimana? Iringilah niat untuk berkahwin kerana berkahwin itu lebih memudahkan seorang lelaki atau perempuan menyempurnakan agamanya..Sabda Rasulullah saw :


“Apabila seseorang itu berkahwin, sempurnalah separuh agamanya, tinggal lagi separuh untuk disempurnakannya”


PERATURAN CINTA
Oleh itu usahlah bercinta seqadar untuk bersuka-suka. Lebih buruk lagi janganlah ada niat jahat dalam bercinta sama ada didorong oleh hasutan nafsu atau bujukan syaitan. Jika tidak ada niat untuk berkahwin, cinta itu pastinya bukan kerana Allah. Hakikatnya cinta itu adalah cinta terlarang yang akan membawa kemusnahan pada sebelah pihak atau kedua-dua pihak sekali. Cinta jenis ini seburuk namanya –Cinta Monyet!~

Selain itu hendaklah dipastikan semasa menjalinkan hubungan cinta tiada hukum Allah yang dilanggar. Antaranya tiada pergaulan bebas, tiada berdua-duan, tiada pendedahan aurat, tidak ada pengabaian perkara-perkara asas seperti meninggalkan solat, puasa dan lain-lain. Hubungan cinta juga jangan sampai terjerumus dalam perkara yang melalaikan dan merugikan. Remaja tidak seharusnya mengeluh dan berkata, cinta apa namanya jika tidak ada dating, perbualan telepon secara maraton, surat cinta, sentuhan tangan, kerlingan dan senyuman? …Yakinlah tiada keindahan dengan melanggar peraturan Tuhan. Putus cinta, frust cinta yang begitu dominan dalam kehidupan remaja adalah disebabkan racun-racun cinta yang disangka baja ini. Justeru banyaklah cinta yang gagal disambung di alam perkahwinan dan lebih banyak putus tanpa sempat menempuh perkahwinan.


Dan ..last sekali………..

Allah Maha Mengetahui dan Maha Penyayang. Segala peraturan-Nya dibuat dengan rasa cinta terhadap hamba-hamba- Nya. Cinta suci pasti akan membawa ke gerbang perkahwinan sehingga pasangan itu bercinta dengan 1000 keindahannya. Bahkan jika ditakdirkan cinta itu akan terus bersambung ke alam akhirat…insyaAllah. .=) Suami yang soleh dan isteri yang solehah akan bercinta lagi di syurga, tempat pertama yang melahirkan cinta! Ketika itulah fitrah menjadi anugerah…
[red]

Posted by Suara Gontor FM | Permalink |

Selasa, 09 Maret 2010

Akhlak Remaja Muslim


Bacalah buku-buku Islam yang bermutu, majalah-majalah Islam, dan biasakan juga membaca hadits-hadits Nabi Muhammad saw dari semenjak muda. Pandai dalam ilmu agama berarti merintis jalan terbaik menuju surga. Rosululloh saw bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang Alloh inginkan kebaikan baginya, akan Alloh jadikan dirinya ahli dalam soal agama” (HR Bukhori dan Muslim)
Pendidikan anak yang islami harus dibentuk dan dimulai sejak usia dini dan harus dijaga pada usia remaja. Pada masa remaja rentan sekali terjadi kerusakan akhlak yang berpengaruh terhadap akidah para remaja muslim. Jika pada masa ini akhlak dapat terjaga, insya’alloh di masa dewasa akidahnya akan tetap benar dan baik. Oleh karena itu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar masa muda terlindungi dari kerusakan akhlak.
  1. Bicara dengan benar dan baik
    Seorang muslim harus berbicara dengan akal sehat, harus bicara dengan benar dan bijaksana. Banyak berdzikir dan berdoa lebih diutamakan daripada membicarakan keburukan orang lain. Alloh berfirman yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Alloh dan ucapkanlah perkataan yang benar, semoga Alloh memperbaiki amal perbuatan kamu dan mengampuni dosa-dosa kamu. Barangsiapa yang menaati Alloh dan Rosul-Nya berarti ia mendapatkan kemenangan yang besar.” (Al-Ahzaab: 70-71)
  2. Pandai menggunakan waktu
    Seorang muslim pantang membuang waktu untuk bermain dan melakukan hal yang tak berguna. Seorang muslim lebih baik menggunakan waktunya untuk beribadah, membaca Al-Qur’an dan mengaji daripada nongkrong, nonton film atau begadang. Alloh berfirman yang artinya: “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.” (Al-‘Ashr: 1-5)
  3. Jangan banyak melamun dan berkhayal
    Muslim yang kuat adalah selalu ingat akhirat dan bekerja keras. Sebaliknya, muslim yang lemah adalah yang hanyut karena nafsu dan suka berkhayal. Rosululloh saw bersabda yang artinya: “Orang yang kuat adalah yang menundukkan nafsunya dan ingat kepada akhirat. Orang yang lemah adalah yang memperturutkan hawa nafsunya dan banyak berkhayal.” (HR Bukhori)
  4. Memilih teman bergaul yang baik
    Seorang muslim hendaknya memilih teman yang baik akhlaknya, berbudi luhur, taat pada ajaran Islam, meskipun dari keluarga miskin dan bukan atas dasar kekayaan. Nabi Muhammad saw bersabda yang artinya: “Perumpamaan teman baik itu ibarat tukang minyak wangi. Kita bisa membeli dagangannya. Kalau tidak, paling sedikit kita mendapat wanginya. Perumpamaan teman jelek itu seperti pandai besi. Pakaian kita bisa terbakar, bisa terganggu, paling tidak terkena baunya.” (HR Bukhori)
  5. Menuntut ilmu sebagai ibadah
    Dalam menuntut ilmu hendaknya jangan bertujuan untuk mencari uang atau kedudukan atau agar kelak di kemudian hari menjadi orang kaya dan terkenal seperti mendapatkan pujian orang karena memilliki berbagai titel. Pencari ilmu hendaknya menjadikan tujuan menuntut ilmu sebagai ibadah. Rosululloh saw bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang mempelajari ilmu yang baik hanya untuk mendapatkan dunia, ia tidak akan mencium baunya surga.” (HR Ahmad)
  6. Banyak membaca buku ilmu agama
    Seorang muslim hendaknya memilih bacaan yang baik dan bermanfaat. Jangan terlalu banya berkhayal dengan membaca komik, novel percintaan yang tidak bermutu karena akan menyebabkan otak kita akan penuh dengan angan-angan karena dijejali cerita bohongan dan maksiat. Bacalah buku-buku Islam yang bermutu, majalah-majalah Islam, dan biasakan juga membaca hadits-hadits Nabi Muhammad saw dari semenjak muda. Pandai dalam ilmu agama berarti merintis jalan terbaik menuju surga. Rosululloh saw bersabda yang artinya: “Barangsiapa yang Alloh inginkan kebaikan baginya, akan Alloh jadikan dirinya ahli dalam soal agama” (HR Bukhori dan Muslim)
Inilah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam akhlak remaja muslim agar akidahnya tetap terjaga.