“Menulis adalah nikmat termahal yang diberikan oleh Allah, ia juga sebagai perantara untuk memahami sesuatu. Tanpanya, agama tidak akan berdiri, kehidupan menjadi tidak terarah...” Qatâdah, Tafsîr al-Qurthûbî

Jumat, 18 Mei 2012

Inilah Kebesaran Ilahi

Beberapa hari yang lalu aku bersama adikku asyik makan kue semprong buatan bude. Saat itu kira-kira tinggal tiga buah semprong dan remukan-remukannya. Semprong pertama selesai kumakan, semprong kedua telah masuk pencernaan adikku, di saat gigitan pertama semprong ketiga aku berhenti makan, "Dek liat ini tulisan Allah kan?", aku coba memastikan kebenaran itu, sebuah kue semprong terukir lafadz Allah, padahal sebelum-sebelumnya aku pasti mengamati bentuk ukiran kue berwarna coklat itu, dan semuanya biasa saja, karena memang dasar cetakannya adalah bentuk daun bukan lafadz Allah."Iya mbak, subhanallaah, sini aku makan", jawab si kecil Nisa. "Eh jangan, sini mbak foto dulu", bergegas aku mengambil HP dan mengabadikannya. 







2 komentar:

  1. Huahaha..... subhanAllah.
    Kaya undian yah, anda beruntung kali ini. Siapa tahu berkah :D

    BalasHapus
  2. kue bisa dimakan, undian nggk bisa dimakan :P

    BalasHapus